tentang dua jiwa #2 : throwback
Sampai sekarang aku masih terus berfikir..
bagaimana aku masih terus merasakan bahwa ini tahun2 pertama aku dengannya..sementara nyatanya ini sudah berjalan bertahun- tahun.
tapi perasaanku masih sama seperti awal tahun kami bersama, ketika dia datang menjemput atau datang untuk sekedar mengobrol.
aku masih ingat bagaimana dia berjalan santai di koridor sekolah disaat dia sudah terlambat.
atau saat pertama kali kami resmi jadian di jam 3 subuh, pagi itu dia berjalan dari ujung koridor. Aku membatin "dia pacarku".
Aku tak cukup mengenal dia..
yang aku tau kita hanya sekelas, tapi aku tidak tau banyak tentang dia. semua perasaan datang muncul begitu saja.
aku ingat, 1 tahun sebelumnya, saat aku mengalami patah hati, aku berdoa pada tuhan..semoga dipertemukan dengan laki2 yang sama setianya dengan ku.
karna aku menyadari sudah membuang2 rasa kasih sayang pada orang2 yang pada akhirnya menyakiti.
atau justru mungkin aku yang menyakiti karena tidak bisa membohongi perasaan.
bagaimana aku masih terus merasakan bahwa ini tahun2 pertama aku dengannya..sementara nyatanya ini sudah berjalan bertahun- tahun.
tapi perasaanku masih sama seperti awal tahun kami bersama, ketika dia datang menjemput atau datang untuk sekedar mengobrol.
aku masih ingat bagaimana dia berjalan santai di koridor sekolah disaat dia sudah terlambat.
atau saat pertama kali kami resmi jadian di jam 3 subuh, pagi itu dia berjalan dari ujung koridor. Aku membatin "dia pacarku".
Aku tak cukup mengenal dia..
yang aku tau kita hanya sekelas, tapi aku tidak tau banyak tentang dia. semua perasaan datang muncul begitu saja.
aku ingat, 1 tahun sebelumnya, saat aku mengalami patah hati, aku berdoa pada tuhan..semoga dipertemukan dengan laki2 yang sama setianya dengan ku.
karna aku menyadari sudah membuang2 rasa kasih sayang pada orang2 yang pada akhirnya menyakiti.
atau justru mungkin aku yang menyakiti karena tidak bisa membohongi perasaan.
Dan aku rasa dia adalah jawabannya.
kadang aku bingung, apakah memang aku se setia ini?apakah dia pun begitu?
selama bertahun2 bersama aku tidak pernah berfikir untuk bersama orang lain.
tidak pernah dekat dengan orang lain.
kemudian aku bertanya, apakah dia akan sesetia ini ? apakah kedepannya akan seperti ini?
aku memberikan 100% kepercayaanku kepadanya.
aku pernah dengar jangan 100% percaya dengan orang lain jika tidak ingin kecewa.
tapi itu lah aku..
aku percaya dia tidak akan menyakiti..
dia sama seperti dia saat awal aku bertemu..
kadang aku bingung, apakah memang aku se setia ini?apakah dia pun begitu?
selama bertahun2 bersama aku tidak pernah berfikir untuk bersama orang lain.
tidak pernah dekat dengan orang lain.
kemudian aku bertanya, apakah dia akan sesetia ini ? apakah kedepannya akan seperti ini?
aku memberikan 100% kepercayaanku kepadanya.
aku pernah dengar jangan 100% percaya dengan orang lain jika tidak ingin kecewa.
tapi itu lah aku..
aku percaya dia tidak akan menyakiti..
dia sama seperti dia saat awal aku bertemu..
Komentar
Posting Komentar